Friday, July 15, 2005

gempa alor 2004

LAPORAN SITUASI ALOR



KONDISI UMUM


Jenis Bencana: Gempa Bumi, berkekuatan 6, 4 SR
Waktu kejadian: 26 Nopember 2004 Pukul 03.
Lokasi : Kabupaten Alor, Propinsi NTT


Kompas, 13 Nopember 2004

Kondisi umum.

Kabupaten Alor terdiri dari 9 Kecamatan .Jumlah penduduk 168.000 jiwa, yang tersebar di 15 pulau. Pada bulan Oktober lalu wilayah tersebut didera wabah penyakit campak yang merenggut 26 orang bayi dan Balita. Penanganan terhadap wabah tersebut belum tuntas muncul bencana berikutnya dengan korban jiwa dan harta benda yang banyak. Gempa dengan kekuatan 6, 4 SR mengguncang kabupaten itu.

Menurut Laporan dari Kepala stasiun Geofisika Kupang, gempa tersebut berpusat di titik 8,17 derajat Lintang Selatan dan 124,82 Bujur Timur atau 37 kilometer Timur Kalabahi, di kedalaman 33 kilometer. Namun pusat data Seismologi dunia di Denver menyebutkan Gempa itu berkekuatan 7,3 SR dan masih terjadi gempa susulan.

Menurut infromasi BMG wilayah III di Tuban - Badung yang membawahi Bali dan NTT bahwa getaran gempa Alor dapat dirasakan sampai di Timor Leste, Maumere –Flores, dan Waingapu –Sumba. Alat Seismograf di Tuban mencatat 16-17 gempa kecil sebelum guncangan dasyat.

Dampak :
I. Korban Manusia
1. Korban yang meninggal: 16 orang ( 2 orang dari Teluk Mutiara, Alor Tengah Utara 4 orang, Alor Timur Laut 8 orang, Alor Timur 1 orang, Pantar 1 orang.
2. 65 orang luka berat rawat inap di halaman rumah sakit umum dan korban yang lain dirawat di Maritaing dan Bukapiting
3. 1.222 rumah penduduk rusak total, berat dan ringan

II. Korban fasilitas Publik
1. Tembok pelabuhan roboh sepanjang 100 m
2. Jalan raya antara Maritaing dan Kalabahi putus di Sibone 20 km dan rusak sekitar 98 km
3. Tembok bangunan PLN Rusak parah
4. Sekitar 90 % rumah/bangunan di kota itu rusak
5. Tembok pengaman di belakang penjara rusak berat.
6. Air laut naik kedaratan (tsunami) 150 m
7. Landasan pacu bandara Kalabahi retak dan terbelah
8. Komunikasi telepon Seluler terganggu

Bantuan:



Pos Kupang, 17 Nopember 2004


Kondisi umum.

Hingga Selasa 16 /11 gempa susulan masih terasa.dalam sehari terjadi belasan kali gempa susulan dengan kekuatan yang bervariasi.kondisi tersebut membuat masyarakat cemas dan memilih tidur di bawah tenda darurat.Koordinator BMG menghimbau agar warga tetap waspada. Berdasarkan data Seismograf yang di pasang di posko penanggulangan bencana gempa Kalabahi pada tanggal 13-15 nopember 2004 sudah terjadi 711 kali gempa. Dari jumlah itu yang getarannya terasa sebanyak 101 kali gempa susulan dengan intensitas I-IV MMI. Sementara gempa yang tidak dirasakan getarannya sebanyak 610 kali.Gempa susulan yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 13 nopmeber 2004 terjadi sebanyak 225 kali dan yang terasa getaran sebanyak 53 kali. Pada hari minggu tanggal 14 Nopmeber 2004 terjadi 232 kali dan yang terasa getarannya sebanyak 30 kali dengan kekuatan I-IV MMI . Pada senin 15/11 2004 terjadi 225 kali dan dirasakan sebanyak 19 kali dengan intensitas I-IV MMI.

Dampak.
Jumlah korban Manusia bertambah yaitu:
Korban yang tewas paling banyak dari wilayah kecamatan Alor Timur Laut sebanyak 11 orang, luka berat 64 orang , luka ringan 18 orang
Kecamatan Alor Tengah Utara, korban tewas 7 orang , Luka berat 33 orang, luka ringan 45 orang
Kecamatan Teluk Mutiara, korban tewas 5 orang, luka berat 19 orang, luka ringan 43 orang.
Kecamatan Alor Barat Daya , korban tewas 1 orang
Kecamatan Pantar, korban tewas 1 orang
Korban meninggal 26 orang ( 22 orang sedang dirawat secara intensif di RSUD Alor.
3 orang korban luka berat yang di Evakuasi yaitu: Martha Maulana (90) warga ds. Taromana, kec. Alor Timur Laut, Albertha Wokol (55) warga ds. Kamot, kec. Alor Timur Laut, Magdalena Mauleta (61) Warga Ds. Tueng, Kec. Alor Tengah Utara.

Jadi keseluruhan korban manusia akibat gempa tersebut adalah:
korban yang tewas: 26 orang
2. korban luka Berat 156 orang
korban luka ringan 138 orang
Kerusakan bangunan:
Rumah penduduk: 3.883 unit rusak ringan
3.733 unit rumah rusak berat
781 unit rumah hancur
38 gedung Pemerintah rusak ringan
87 gedung pemerintah rusak berat
7 gedung pemerintah hancur
116 tempat ibadah rusak berat
48 gedung Sekolah rusak.


Bantuan:

1.Pemerintah pusat pada tanggal 15/11 2004 , uang sebesar 1 Miliar terdiri dari
Bakornas , uang Rp. 500 juta
Depsos, uang Rp. 500 juta
Depkes Bantuan obat-obatan
PU ( dana tak terbatas ) akan merehabilitasi semua ruas jalan yang rusak, sekolah, Kantor pemerintah, dan rumah penduduk (setelah pendataan).
Anggota DPR RI Victor Laiskodat dari NTT uang tunai Rp. 100 juta
Bantuan Terpal.
TNI angkatan Laut bantuan kesehatan dengan membangun RS terapung yang melibatkan 25 –50. Staf kesehatan Marinir pada tanggal 20-22 Nopember 2004.


Kompas, 17 Nopember 2004

Warga Kabupaten Alor membutuhkan bantuan logistik, berupa terpal, makanan dan obat-obatan yang cepat namun kondisi ruas jalan dan jembatan yang putus mengakibatkan distribusi bantuan terhambat. Menurut Kompas korban manusia hingga tanggal 17 Nopember 2004 :
Meninggal 25 orang
Korban luka-luka 252 dir awat di pos-pos kesehatan.
Korban luka berat 22 orang luka berat dirawat di tenda RSUD Alor

Data Satkorlak yang di Kuti oleh harian Kompas:
Korban meninnggal dunia 26 orang
118 luka berat
119 luka ringan
115 rumah rusak total
4.000 rumah rusak berat
3.872 rumah rusak ringan.
158 Rumah ibadah rusak ringan dan total
124 gedung rusak
112 sekolah rusak ringan, berat dan total

Bantuan:
Mensos uang tunai Rp. 500 juta,
Menkes uang tunai Rp. 50 juta, Bantuan obat-obatan dan Antibiotik, Alat medis seberat 1 ton, 1,5 ton makanan pengganti ASI
2 orang Anggota DPR RI Rp. 100 juta.
Depsos 55 ton beras.
Bantuan yang diterima oleh SATLAK PBP Alor berupa:
- Beras 10,5 ton
- 408 lembar terpal
- 815 dus mie instan
- 291 dos air mineral
- 41 koli obat-obatan
- (11) koli dari Depkes
- 101 kantong darah dari PMI
- 500 terpal dari Federasi Palang Merah dan bulan sabit Merah International sudah didistribusikan dan masih 500 lembar.


Pos Kupang, 18 Nopember 2004

Dampak Bencana Gempa Alor samapi tanggal 18 Nopember 2004:
4.100 meter jalan
Jembatan


No
Jenis Bangunan
Jenis Bangunan

Jumlah
Rsk Total
Rsk Berat
Rsk Ringan

Rumah Pdkk
4.724
4.203
4.836
13.790

Gdng Sekolah
63
98
75
236

Gdng Kantor
130
153
117
400

Rmh ibadah
161
143
60
364
Sumber : Data Satkorlak NTT


Bantuan:
Tim teknis dari Kimpraswil propinsi untuk melakukan upaya penanggulangan terutama untuk jalur utama, sehingga jalur utama Kalabahi - Maritaing yang putus sudah dibuka kembali namun baru kendara kecil yang bisa melewati jalan tersebut.
Pendistribusian bahan pangan dan obat-obatan






Kendala:
Bantuan tidak bisa disalurkan ke berapa kecamatan kerena medannya sulit dan jalannya rusak diguncang gempa bumi:
- Alor Timur Laut, Alor Tengah Utara, Alor Selatan
- ATL : Ds. Pido dan Kenari
- ATU : Ds. Tangwai dan Lakwati
- Alsel : Ds. Lela, Sidabui,Sidapui, Koneman

Comments: Post a Comment

<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?