Saturday, July 02, 2005

Laporan Situasi - Malnutrisi Akut NTT 22 Juni 2005

Laporan SituasiJenis Bencana : Alokasi Dana Penanganan Balita GiziBurukLokasi Kejadian : Kabupaten TTUWaktu Kejadian : Juni 2005Penyebab : Kurang makanan/Rawan panganKondisi Umum.Meningkatnya penderita gizi buruk pada Balita di wilayahNTT, menggugah hati berbagai pihak. Baik instansiPemerintah, LSM maupun pihak swasta lainnya. Sebagailembaga pemeritah yang mempunyai tanggungjawab penuhterhadap warga masyarakatnya, selalu tersedia dana untukmengatasi masalah-masalah gizi buruk yang sedang terjadi.Di Kabupaten TTU miaslnya Pemerintah Daerahmengalokasikan dana sebesar Rp.24 juta untuk pemulihanpara penderita gizi buruk dan busung lapar, melaluipemberian makanan Tambahan.Bantuan ini berlangsung selamatiga bulan, dan diharapkan dengan dana yang ada dapatmenanggulangi 1.405 balita yang menderita gizi buruk danBusung lapar. Hanya sayangnya alokasi dana Rp. 24 juta inijauh dari cukup. Sebab porsi dana bantuan yang diterimahanya Rp.16.472,00/Balita.Nilai ini tidak cukup untukmembeli bahan makanan tambahan untuk satu orang BalitaGizi buruk.Menyikapi hal tersebut Kepala Dinas kesehatan TTU, dr.Mikchael Suri sudah mengajukan rancangan dana bantuansebesar 30 juta kepada pihak DPRD TTU agar disetujuipengalokasian dana tersebut bagi upaya pemberian makanantambahan (PMT) dan Rp. 15 Juta untuk revitalisasi 408Posyandu di wilayah tersebut.dari rancangan bantuan danayang diajukan tersebut oleh pihak DPRD hanya menyetujuiRp.150 juta unutk tahap pertama bagi kebutuhan balitadalam waktu 3 (tiga) bulan kedepan).Selain mengalokasikan dana bantuan pihak pemerintah(Bupati G..Manek bersama Ny.G. Dewi Manek didampingiKadis Kesehatan dr. Mikhael Suri mengunjungi parapenderita di Sal Anak RSUD Kefamenanu untuk memberikanpenguatan kepada orang para penderita.Dampak dari rawan pangan:• Balita yang menderita Gizi buruk 1.353 dan Busung lapar52 dari Total Balita 1.405 orang.• Dana 24 juta, tidak bisa memenuhi kebutuhan gizi setiapbalita Gizi buruk dan busung lapar dalam waktu 3 bulanIntervensi.• Para penderita sudah dirawat secara intensif di RSUDKefamenanu• Walaupun dananya jauh dari cukup tetapi sudah adaalokasi dana yang disiapkan untuk membantu pemulihan bagipara penderita gizi buruk dan Busung lapar.

Comments: Post a Comment

<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?